Home   Events   MENJADI GURU YANG RENDAH HATI

MENJADI GURU YANG RENDAH HATI

Di setiap tahun, BPK Penabur selalu mengadakan Bina Iman untuk seluruh guru dan karyawan. Tahun lalu materi yang diambil adalah Menjadi Guru yang Mengasihi. Sebagai kelanjutan dari bina iman tersebut, tahun ini kembali diadakan pelatihan dengan tema Menjadi Guru yang Rendah Hati.
Untuk mengetahui bagaimana ciri dan bagaimana menjadi seorang guru yang rendah hati, SDK 10 mengadakan seminar untuk membahas buku yang berjudul “Guru yang Rendah Hati”, karya Pdt. Rinto Tampubolon. Dalam buku tersebut terdapat 12 cara bagaimana menjadi seorang guru yang rendah hati, yaitu tentang 1) Dari debu kembali menjadi debu, 2) Berbaring di tempat yang rendah, 3) Menjadi tanah yang subur, 4) Terluka tanpa rasa pedih, 5) Mengakui kesalahan dan meminta maaf, 6) Terbuka pada orang lain, 7) Menerima nasehat orang lain, 8) Mau menerima bantuan orang lain, 9) Tidak membandingkan diri dengan orang lain, 10) Tidak mengejar kekuasaan, 11) Bekerja sama mencapai tujuan, dan 12) Menjadi seperti Kristus.
Untuk memahami kedua belas cara tersebut, para guru dibagi dalam kelompok-kelompok kecil dan setiap kelompok bertugas untuk memahami 1 cara (dalam 1 bab) dan kemudian membagi pengetahuannya tersebut kepada kelompok yang lain dalam bentuk presentasi.
Menjadi seorang guru bukanlah suatu pekerjaan yang mudah, apalagi menjadi guru yang rendah hati. Dibutuhkan suatu niat dan komitmen yang besar dari dalam diri seseorang yang ingin menjadi seorang guru yang rendah hati. Dengan meneladani Sang Guru Sejati yaitu Tuhan Yesus sendiri, niscaya para guru di SDK 10 akan bertumbuh menjadi seorang guru yang rendah hati. Memang tidak mudah, karena hal tersebut membutuhkan suatu proses yang panjang.
Mudah-mudahan dengan memahami makna yang terkandung dalam buku tersebut, para guru semakin berkomitmen untuk terus melayani para siswa dan juga kepada sesama rekan kerja dengan penuh kerendahan hati.Guru yang rendah hati

 

Share